100% ORIGINAL
Buku Toleransi Generasi Muda Dalam Demokrasi Pancasila | Muhammad Salisul Khakim | Buku Sosial
Rincian Produk
| Penulis | : Muhammad Salisul Khakim |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : - |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Sosial |
| ISBN | : 978-623-02-3112-4 |
| Ukuran | : 15.5×23 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : viii, 52 hlm |
| Tahun | : 2021 |
| Berat | : 150 gram |
| SKU | : DP05150A |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 58.000 |
| Harga Promo | : Rp 51.800 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Toleransi Generasi Muda dalam Demokrasi Pancasila Tuntutan perkembangan zaman tidak terlepas dari proses modernisasi dan globalisasi, sehingga terjadi transformasi nilai-nilai dari dalam ke luar wilayah peradaban ataupun sebaliknya. Proses internalisasi maupun eksternalisasi menuntut setiap masyarakat beradaptasi dengan keberagaman nilai yang berubah, sehingga berpotensi terjadinya perselisihan hingga diskriminasi. Toleransi menjadi hal yang penting untuk membangun sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan. Kondisi multikultural yang terdapat di Indonesia tercermin dalam keanekaragaman ras, agama, suku dan berbagai golongan. Toleransi kehidupan di wilayah yang beragam ini mutlak dibutuhkan, dengan harapan dapat membuat warga negara saling menghormati dan menghargai satu sama lain dalam segala aspek kehidupan, terutama dalam bidang pendidikan sebagai sarana membangun sumber daya manusia agar sesuai dengan kepribadian bangsa. Toleransi dapat dikatakan bermula pada tuntutan terhadap penyatuan multikulturalisme yang ada di suatu wilayah. Keberagaman yang terlihat dari agama, ras, suku, dan budaya merupakan tantangan toleransi terbesar khususnya di negara multikultur seperti Indonesia, yaitu untuk dapat saling beradaptasi perbedaan beragama sebagai sesuatu yang sangat penting dalam mewujudkan kondisi yang dinamis dan harmonis. Norma dan etika yang perlu dibangun untuk menjaga sikap toleransi kebebasan dalam berdemokrasi di antaranya adalah menghormati eksistensi agama dan budaya lain, yaitu dengan pengertian untuk saling menghormati perbedaan ajaran keagamaan, kebudayaan dan kepercayaan pada suatu wilayah yang demokratis. Demokrasi dalam suatu negara bergantung pada kesadaran rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Rakyat Indonesia yang didominasi pemuda menjadi aktor baru yang akan meneruskan pergerakan negara yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.