100% ORIGINAL
Buku Pernikahan Dini Usia Remaja | Yekti Satriyandari & Fitria Siswi Utami | Buku Sosial
Rincian Produk
| Penulis | : Yekti Satriyandari & Fitria Siswi Utami |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : - |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Sosial |
| ISBN | : 978-623-02-3116-2 |
| Ukuran | : 15.5×23 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : vi, 58 hlm |
| Tahun | : 2021 |
| Berat | : 100 gram |
| SKU | : DP05139A |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 61.000 |
| Harga Promo | : Rp 54.400 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Pernikahan Dini Usia Remaja Remaja merupakan bibit awal suatu bangsa untuk menjadi bangsa yang lebih baik, bermartabat dan kuat. Namun, saat ini remaja dihadapkan pada problematika banyaknya remaja yang ingin membina rumah tangga dengan melakukan pernikahan dini. Menurut Undang-undang perkawinan No.1 tahun 1974 pasal 7 ayat (1), batasan usia menikah bagi perempuan adalah 16 tahun sedangkan pada laki-laki adalah 19 tahun. Upaya dari beberapa lembaga sosial dalam bentuk usulan pendewasaan usia perkawinan masih belum membuahkan hasil. Di sisi lain, pemberian dispensasi bagi pasangan dibawah umur tampaknya menjadi peluang untuk melakukan pernikahan dini. Permasalahan pernikahan usia dini saat ini sudah menjadi permasalahan dunia. Pernikahan dini di Indonesia menduduki peringkat ke 37 di Dunia pada tahun 2010, hal ini berarti Indonesia termasuk negara dengan presentase pernikahan dini tinggi di Dunia. Pernikahan dini di Indonesia tertinggi ke dua di Association of South East Asia Nations (ASEAN) setelah Kamboja (Department of Economic and Social Affairs, 2011). Berdasarkan (Riskesdas, 2013) diantara wanita usia 10-50 tahun, sebanyak 2,6% melakukan pernikahan dini pada usia dibawah 15 tahun dan 23,9% pada usia 15-19 tahun (Kemenkes RI, 2013). Data SDKI (2012) menyebutkan bahwa 340 ribu anak perempuan menikah pada usia dini setiap tahunnya
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.