Promo Mawbook
Halaman sedang dimuat
100% ORIGINAL
Buku Sandyakala: Di Tatar Sunda Dan Runtuhnya Imperium Hindu-Budha Majapahit | Joko Darmawan & Rita Wigira Astuti | Buku Sejarah

Buku Sandyakala: Di Tatar Sunda Dan Runtuhnya Imperium Hindu-Budha Majapahit | Joko Darmawan & Rita Wigira Astuti | Buku Sejarah

Rincian Produk
Rp 87.000 Rp 76.900
Penulis: Joko Darmawan & Rita Wigira Astuti
Penerbit: Deepublish
Kategori: Sosial & Humaniora
Sub Kategori: Sejarah
ISBN: 978-602-475-853-0
Ukuran:  15.5×23 cm
Isi Kertas: BW
Cover: Soft Cover
Halaman: xiv, 105 hlm
Tahun: 2018
Berat: 300 gram
SKU: DP02586A
Ketersediaan: Ada
Kondisi: Baru
Harga Normal: Rp 87.000
Harga Promo: Rp 76.900

Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

Deskripsi Buku

Buku Sandyakala di Tatar Sunda dan Runtuhnya Imperium Hindu-Budha Majapahit | Buku ini terdiri dari beberapa bab, bab pertama “alangkah indahnya pesona alam bhumi parahyangan”, bab kedua ”kepanggihnya wangsa sanjaya (hindu) dan wangsa syailendra (budha) di bhumi Mataram kuno”, bab ketiga “sanjaya sang penguasa sunda-galuh di Jawa Barat dan Mataram kuno di Jawa Tengah”, bab keempat “sandyakala ing misteri rakai pikatan dan roro jongrang”, bab kelima “sandyakala ing silih bergantinya penguasa hindu-budha di bhumi Mataram kuno”, bab keenam “sandyakala ing hadirnya wangsa isyana di Jawa Timur”, bab ketujuh “sandyakala ing hadirnya kerajaan panjalu (kadiri) dan jenggala” , bab kedelapan “sandyakala ing misteri candi jago dan prabu angling darma”, bab kesembilan “sandyakala ing hadirnya imperium singasari”, bab kesepuluh “sandyakala ing euforia dan pergolakkan di imperium singasari”dan bab terakhir sandyakala ing hadirnya imperium hindu-budha majapahit. Tatar Sunda atau “Bhumi Parahyangan”, dalam istilah londonya disebut “Preanger”, merupakan rumah bagi para dewa, sebab wilayahnya bergunung-gunung membiru dari kejauhan dengan diselingi lembah-lembah bernuansa sejuk yang dibelah aliran sungai sehingga setiap orang sangat menyukai wilayah tersebut. Garapan tanahnya yang subur bagi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan dengan curah hujannya yang tiada henti mengaliri sawah, ladang dan pemukiman warga membuat wilayah itu populasi penduduknya semakin bertambah banyak. Karunia alam yang begitu mempesona dengan udara bersihnya sehingga penduduknya tergerak untuk bercocok tanam guna menunjang kehidupan sehari-hari, bahkan bisa menambah penghasilan bagi masyarakatnya. Sisa-sisa kemegahan Tatar Sunda itu, hingga kini masih dapat kita saksikan, terbukti dengan berdirinya bungalo-bungalo, tempat-tempat penginapan, tempat-tempat rekreasi untuk menghilangkan stres dan kejenuhan bagi masyarakat yang datang khususnya warga perkotaan.


Preview Isi Buku & Detail
PlaceholderGambar 1 - Sandyakala: di Tatar Sunda dan Runtuhnya Imperium Hindu-Budha Majapahit

Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.
Next Post Previous Post