100% ORIGINAL
Buku Perspektif Kepemimpinan Ideal | Eryandi D. Danudiredja & Sugandi | Buku Sosial
Rincian Produk
| Penulis | : Eryandi D. Danudiredja dan Sugandi |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : - |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Sosial |
| ISBN | : 978-623-7022-60-2 |
| Ukuran | : 17.5×25 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : x, 86 hlm |
| Tahun | : 2018 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : DP02724B |
| Ketersediaan | : Ada |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 82.000 |
| Harga Promo | : Rp 72.600 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Perspektif Kepemimpinan Ideal | Buku ini mengemukakan cara pandang bagaimana seorang pemimpin organisasi publik memimpin dirinya dan memimpin para pegawai di lingkungannya secara etis. Kontennya dapat menjadi referensi untuk memperkaya Mata Diklat Standar Etika Publik, Integritas, dan Kecerdasan Emosional pada Agenda Pembelajaran Penguasaan Diri (Self Mastery) pada Program Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan. Kompetensi merupakan hal yang sangat penting dan harus melekat dalam kepemimpinan, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil mensyaratkan setiap pemegang Jabatan pada organisasi publik harus memiliki kompetensi manajerial dan kompetensi sosial kultural. Untuk memimpin dan mengelola organisasi publik memerlukan prasyarat berperilaku baik karena dalam melaksanakan peran, fungsi dan jabatannya berinteraksi dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku dan budaya. Salah satu faktor utama yang terdapat dalam kedua kompetensi tersebut adalah sikap dan perilaku. Kepemimpinan dalam organisasi publik (pemerintah) memerlukan standar etika guna menciptakan kualitas pemenuhan atau perwujudan nilai-nilai atau norma-norma sikap dan perilaku pemerintah dalam setiap kebijakan dan tindakannya, agar dapat diterima oleh masyarakat luas. Standar etika organisasi publik (pemerintah) merupakan batasan pola sikap dan perilaku aparatur pemerintah dalam setiap pembuatan kebijakan dan tindakannya sehingga dapat diterima oleh masyarakat. Separuh waktu seorang pemimpin dalam kehidupan sehari-harinya adalah perjuangan untuk memimpin dirinya sendiri, ketika melihat krisis makna di sekitar lingkungan kita maka kondisi itu menimbulkan kepekaan dalam pikiran diri kita untuk mengatasinya. Di sinilah terjadi transformasi pribadi dan kita bereinkarnasi atau beregenerasi menjadi kesadaran diri dan berorientasi untuk melakukan perubahan, kita mampu melaksanakannya walau harus melalui tantangan dan hambatan yang berat. Kepemimpinan adalah tentang gaya melakukan perubahan agar sesuai dengan situasi yang berubah. Faktor kunci penguasaan diri adalah kesadaran, dengan kesadaran lah, kita dapat memperoleh ide-ide baru, peluang di dalam lingkungan yang kompleks serta menimbulkan kepercayaan diri untuk melampaui hambatan-hambatan yang dihadapi.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.