100% ORIGINAL
Buku Jati Diri Perempuan Sikap Dalam Konteks HAM| Novi Triana Habsari & Khoirul Huda | Buku Sosial
Rincian Produk
| Penulis | : Novi Triana Habsari dan Khoirul Huda |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : - |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Sosial |
| ISBN | : 978-602-475-891-2 |
| Ukuran | : 15.5×23 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : x, 66 hlm |
| Tahun | : 2018 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : DP02556A |
| Ketersediaan | : Ada |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 77.000 |
| Harga Promo | : Rp 68.300 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Karya ini secara garis besar memuat beberapa hal yaitu membahas tentang kajian Perempuan dan keterbelengguan perspektif HAM yang sekarang masih berpotensi pada Perempuan Sikep. Buku ini memuat beberapa bagian sub pokok bahasan, yakni BAB I mengenai Pendahuluan, BAB II tentang Paradigma Ham, BAB III mengenai Dinamika Perempuan Dan HAM, BAB IV tentang Perempuan Sikep Dalam Perubahan, serta BAB V mengenai Perempuan Sikep Dan Analisa Ketidakadilan. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) bisa dimaknai sebagai sesuatu yang menekankan pada bentuk pelanggaran yang diterima oleh seseorang di masyarakat dan kemudian dapat mempengaruhi posisi mereka ketika melakukan kegiatan yang bersifat gerak mobilitas dam relasinya terhadap individu dan kelompok masyarakat yang lain. Penekanan pada konteks ketidakbebasan mobilitas peran dan relasi antar manusia dipengaruhi oleh ketidakberdayaan manusia yang selalu diperlakukan tidak sama dengan yang lain sehingga menimbulkan pada kesenjangan perlakuan, etika dan sikap empati dalam keselarasan kehidupan. Ketimpangan perlakuan antar seseorang itu muncul dipengaruhi pula adanya perbedaan pandangan, pemikiran dan abnormal tindakan yang tidak sesuai dengan kaidah umum atau lazim, sehingga bagi sebagian orang dengan menggunakan kekuatan kelompoknya secara mayoritas akan mencoba untuk menekan, membungkam bahkan menyudutkan kelompok yang bertentangan agar tidak bisa lagi menunjukkan eksistensi baik melalui jalur pengungkapan verbal dan non-verbal dan kemudian terjadi klaim negatif atas dirinya. Wujud dari pelanggaran tersebut adalah bisa mengenai tentang hak hidup yang seharusnya layak, dibenarkan dan didapatkan sebagai seorang manusia pada kehidupan alam semesta. Hak hidup tersebut cukup kompleks dan terus-menerus mengikat kuat di dalam manusia sebagai bagian makhluk ciptaan Tuhan.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.