100% ORIGINAL
Buku Corporate Social Responsibility In The Digital Era | Ayub Ilfandy Imran | Buku Sosial
Rincian Produk
| Penulis | : Ayub Ilfandy Imran |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : Universitas Telkom |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Sosial |
| ISBN | : 978-602-453-357-1 |
| Ukuran | : 17.5×25 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : x, 150 hlm |
| Tahun | : 2017 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : DP01802A |
| Ketersediaan | : Ada |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 98.000 |
| Harga Promo | : Rp 86.500 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Corporate Social Responsibility in the Digital Era | Buku ini merupakan buku ajar dengan 12 bab. Bab pertama berisikan dasar CSR mulai dari definisi teori dan konsep, kemudian model, standar, manfaat, dan tahapan pelaksanaan CSR. Bab dua tentang pengertian komunikasi, bentuk, dan fungsinya. Bab tiga tentang hubungan CSR dengan public relation, bab empat tentang cara menciptakan pesan melalui CSR, bab lima tentang media enggagement saat CSR, bab enam tentang mengkomunikasikan CSR lewat pers, bab tujuh tentang corporate social initiatives sebagai bentuk CSR, bab delapan tentang cyber public relation, bab sembilan tentang CSR dan karyawan millenials sebagai target audience, bab sepuluh tentang membuat strategi people, planet, dan profit, bab sebelas dan duabelas tentang studi kasus. Bila kira memiliki brand yang bagus, perusahaan yang terkenal namun itu semua belum tentu ada pihak-pihak yang terkena dampak dari apa yang perusahan kita lakukan. Kita ambil contoh warga yang terkena dampak limbah pabrik atau mereka yang tekena dampak bagi perusahan kita. Itulah mengapa perusahaan dalam menjalankan bisnis nya tidak memiliki kewajiban secara ekonomis saja namun memiliki kewajiban secara etis (Rusdianto,2013:1) Dalam konteks komunikasi, CSR dapat dilihat sebagai suatu kegiatan yang membutuhkan perencanaan, aksi, komunikasi dan evaluasi. Kini banyak perusahaan mengimplementasikan kegiatan ini mulai tahun 1950-an dimana saat itu banyak persoalan kemiskinan dan keterbelakangan yang awalnya terabaikan menjadi mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.