100% ORIGINAL
Buku Buku Pluralisme Agama di Asia Tenggara Perbandingan Antara Indonesia dan Malaysia Momy Hunowu dkk - Buku Sosiologi
Rincian Produk
| Penulis | : Momy Hunowu, Kartini Kamaruzzaman, Hatim Badu Pakuna ; editor, Ahmad Khoirul Fata |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : IAIN Sultan Amai Gorontalo |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Sosiologi |
| ISBN | : 978-634-01-0093-8 |
| Ukuran | : 14×20 cm |
| Isi Kertas | : Black White |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : xiv, 110 hlm |
| Tahun | : 2025 |
| Berat | : 200 gram |
| SKU | : DP11533A |
| Ketersediaan | : Ada |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 84.000 |
| Harga Promo | : Rp 74.300 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Pluralisme Agama di Asia Tenggara Perbandingan Antara Indonesia dan Malaysia
Buku Sosiologi berjudul Buku Pluralisme Agama di Asia Tenggara Perbandingan Antara Indonesia dan Malaysia merupakan karya Momy Hunowu, dkk. Asia Tenggara dikenal sebagai wilayah yang kaya akan keberagaman agama dan budaya. Toleransi dan sikap terbuka terhadap pluralisme agama menjadi pilar utama dalam membentuk identitas nasional di kawasan ini. Indonesia dan Malaysia, sebagai dua negara dengan populasi Muslim mayoritas, tetapi juga memiliki komunitas agama minoritas yang signifikan, menjadi contoh konkret dari keragaman tersebut. Meskipun kedua negara telah menunjukkan komitmen terhadap kerukunan antaragama, tetapi tantangan seperti konflik lokal, diskriminasi, dan isu sensitif terkait simbol-simbol keagamaan tetap menjadi kendala. Perhatian dari para tokoh mengenai pluralisme agama di kedua negara ini menunjukkan adanya dinamika yang kompleks, di mana faktor sejarah, sosial, dan politik turut memengaruhi interaksi antarumat beragama.
Perbandingan antara Indonesia dan Malaysia memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam membangun harmoni antaragama di kawasan Asia Tenggara. Faktor-faktor seperti distribusi demografi agama, kebijakan pemerintah, dan peran tokoh agama sangat memengaruhi tingkat toleransi dan inklusivitas dalam masyarakat. Meskipun terdapat perbedaan dalam konteks sejarah dan budaya, kedua negara memiliki kesamaan dalam upaya membangun masyarakat yang inklusif. Penelitian ini menyoroti pentingnya dialog antaragama, pendidikan toleransi, dan kerja sama antarumat beragama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keberagaman. Semua orang berharap terdapat pengembangan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mempromosikan kerukunan antaragama di kawasan Asia Tenggara.
Berikut Daftar Isi Buku Sosiologi berjudul Buku Pluralisme Agama di Asia Tenggara Perbandingan Antara Indonesia dan Malaysia, diantaranya:
- Pengantar Pluralisme Agama Di Asia Tenggara
- Memahami Keberagaman
- Antara Pluralisme & Pluraliti Agama
- Pelajaran Dari Indonesia Dan Malaysia
- Dinamika, Tantangan, Dan Strategi Kehidupan Plural
Buku Sosiologi berjudul Buku Pluralisme Agama di Asia Tenggara Perbandingan Antara Indonesia dan Malaysia merupakan karya Momy Hunowu, dkk. Asia Tenggara dikenal sebagai wilayah yang kaya akan keberagaman agama dan budaya. Toleransi dan sikap terbuka terhadap pluralisme agama menjadi pilar utama dalam membentuk identitas nasional di kawasan ini. Indonesia dan Malaysia, sebagai dua negara dengan populasi Muslim mayoritas, tetapi juga memiliki komunitas agama minoritas yang signifikan, menjadi contoh konkret dari keragaman tersebut. Meskipun kedua negara telah menunjukkan komitmen terhadap kerukunan antaragama, tetapi tantangan seperti konflik lokal, diskriminasi, dan isu sensitif terkait simbol-simbol keagamaan tetap menjadi kendala. Perhatian dari para tokoh mengenai pluralisme agama di kedua negara ini menunjukkan adanya dinamika yang kompleks, di mana faktor sejarah, sosial, dan politik turut memengaruhi interaksi antarumat beragama.
Perbandingan antara Indonesia dan Malaysia memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam membangun harmoni antaragama di kawasan Asia Tenggara. Faktor-faktor seperti distribusi demografi agama, kebijakan pemerintah, dan peran tokoh agama sangat memengaruhi tingkat toleransi dan inklusivitas dalam masyarakat. Meskipun terdapat perbedaan dalam konteks sejarah dan budaya, kedua negara memiliki kesamaan dalam upaya membangun masyarakat yang inklusif. Penelitian ini menyoroti pentingnya dialog antaragama, pendidikan toleransi, dan kerja sama antarumat beragama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keberagaman. Semua orang berharap terdapat pengembangan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mempromosikan kerukunan antaragama di kawasan Asia Tenggara.
Berikut Daftar Isi Buku Sosiologi berjudul Buku Pluralisme Agama di Asia Tenggara Perbandingan Antara Indonesia dan Malaysia, diantaranya:
- Pengantar Pluralisme Agama Di Asia Tenggara
- Memahami Keberagaman
- Antara Pluralisme & Pluraliti Agama
- Pelajaran Dari Indonesia Dan Malaysia
- Dinamika, Tantangan, Dan Strategi Kehidupan Plural
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.