100% ORIGINAL
Buku Pelita Damar | Tomi Paulus | Buku Novel
Rincian Produk
| Penulis | : Tomi Paulus |
| Penerbit | : Bukunesia |
| Kategori | : Fiksi |
| Sub Kategori | : Novel |
| ISBN | : 978-623-8350-00-1 |
| Ukuran | : 14×20 cm |
| Isi Kertas | : Black White |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : viii, 353 hlm |
| Tahun | : 2023 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : BN00121 |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 147.000 |
| Harga Promo | : Rp 120.500 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Gabriel, anak tunggal dari Tiyas dan Orni yang hidupnya di sebuah kampung kecil Selatan Lawang Kuari, kesehariannya tidak lain dari membantu kedua orang tuanya bekerja di sawah dan ladang, selain membantu orang tuanya bekerja Gabriel juga harus setiap hari mencari damar sebagai pelita untuk menghilangkan gelap gempita di rumahnya. Namanya yang disebut Gabriel bukan sembarang nama atau hasil dari kontemplasi bapaknya yang merenung sebelum kelahirannya, melainkan wasiat dari surat atuknya yang harus dinamakan pada cucunya yang arti ialah Tiyas namun surat tak terbacakan sampai kelahiran Gabriel, cicitnya, nama itu diberikan kepada Gabriel, nama itu ialah nama seorang Pemuda Belanda yang pernah menyelamatkan atuknya dari kejaran tentara Belanda, ia hampir dibunuh namun ketika bertemu dengan pemuda yang bernama Gabriel dari kelompok liberal itu nyawanya terselamatkan sehingga ia memutuskan menulis surat kecil yang berisikan nama Gabriel, nama pemuda itu yang harus diberikan kepada cucunya kelak. Opi adalah sahabat setianya di kampung, setiap kali mereka duduk bercerita Gabriel selalu menceritakan keinginannya sekolah ke Jawa namun tak pernah tersampaikan karena takdir belum mengizinkannya. Gabriel anak yang rakus dengan buku-buku, tidak heran dari pengalamannya membaca ia sangat teringin ke Jawa karena penasaran dengan kota #39;Ia hanya membaca namun tidak pernah ke sana #39; terlebih lagi di usianya yang menginjak remaja yang berkecamuk seribu keinginan. Mimpi yang tidak terealisasi membuatnya selalu murung meratapi kepergian kawannya yang sekolah ke kota-kota Kecamatan dan Kabupaten, sampai pada suatu saat ia bertemu dengan Grista, gadis pindahan dari Kabupaten ke sekolahnya di desa, sehingga mengubah cara pandangannya, dari pertemuan itu mereka menjadi sahabat dekat sampai Gabriel menyimpan hati pada gadis itu.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.
