100% ORIGINAL
Buku Menuju Negeri Impian (Pengabdian Seorang Dokter) | Elfizon Amir | Buku Kisah inspiratif
Rincian Produk
| Penulis | : Elfizon Amir |
| Penerbit | : Bukunesia |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Kisah inspiratif |
| ISBN | : 978-623-8620-26-5 |
| Ukuran | : 14×20 cm |
| Isi Kertas | : Black White |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : xii, 159 hlm |
| Tahun | : 2024 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : BN00195 |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 71.000 |
| Harga Promo | : Rp 59.000 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Menuju Negeri Impian (Pengabdian Seorang Dokter)
Kisah pengabdian seorang dokter muda di daerah pedesaan yang terisolir. Desa yang jauh dari hiruk pikuk kota dengan masyarakatnya yang lugu dan apa adanya. Di tengah keterbatasan fasilitas sang dokter mengabdi untuk kepentingan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Walaupun fasilitas terbatas, dia tidak mau menyerah untuk dapat berbuat yang terbaik. Dengan segala kemampuan yang punyanya dan bantuan pertolongan Allah Sang Pencipta, dokter muda ini dapat melaluinya dengan hasil yang baik.
Menghadapi kejadian luar biasa (KLB) yang melanda masyarakat desa sudah menjadi tugas rutin yang harus diperankannya. Menempuh jalan di tengah hutan, mendaki bukit dan menuruni lurah, menyeberangi sungai, menyusuri pantai sebagai alternatif jalan menuju desa, makan durian sebagai ganti makan siang, meminum cairan infus untuk menghindari ketularan muntaber dan berbagai kejadian lainnya menambah banyak pengalaman sang dokter.
Ternyata untuk melakukan pengabdian bukan hanya dengan jadi pegawai pemerintah. Pengabdian dapat dilakukan di mana saja. Banyak jalan untuk berbuat baik bagi sesama. Dengan nilai islam yang dianutnya, sang dokter muda mencoba untuk berperan di tengah masyarakat. Ternyata di tengah masyarakat pedesaan banyak yang bisa dilakukan. Dia bukan hanya berperan sebagai dokter tapi juga mendapat peran lain sebagai mubalig.
Kisah hidup seorang dokter yang penuh rintangan bertugas di daerah pedesaan. Hidup jauh di rantau asing dengan istri yang selalu setia menemani, dia ternyata mampu menjalaninya dengan baik bahkan mendapatkan peluang yang akhirnya berujung dengan kesuksesan.
Buku Menuju Negeri Impian (Pengabdian Seorang Dokter) ini diterbitkan oleh Bukunesia.
Kisah pengabdian seorang dokter muda di daerah pedesaan yang terisolir. Desa yang jauh dari hiruk pikuk kota dengan masyarakatnya yang lugu dan apa adanya. Di tengah keterbatasan fasilitas sang dokter mengabdi untuk kepentingan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Walaupun fasilitas terbatas, dia tidak mau menyerah untuk dapat berbuat yang terbaik. Dengan segala kemampuan yang punyanya dan bantuan pertolongan Allah Sang Pencipta, dokter muda ini dapat melaluinya dengan hasil yang baik.
Menghadapi kejadian luar biasa (KLB) yang melanda masyarakat desa sudah menjadi tugas rutin yang harus diperankannya. Menempuh jalan di tengah hutan, mendaki bukit dan menuruni lurah, menyeberangi sungai, menyusuri pantai sebagai alternatif jalan menuju desa, makan durian sebagai ganti makan siang, meminum cairan infus untuk menghindari ketularan muntaber dan berbagai kejadian lainnya menambah banyak pengalaman sang dokter.
Ternyata untuk melakukan pengabdian bukan hanya dengan jadi pegawai pemerintah. Pengabdian dapat dilakukan di mana saja. Banyak jalan untuk berbuat baik bagi sesama. Dengan nilai islam yang dianutnya, sang dokter muda mencoba untuk berperan di tengah masyarakat. Ternyata di tengah masyarakat pedesaan banyak yang bisa dilakukan. Dia bukan hanya berperan sebagai dokter tapi juga mendapat peran lain sebagai mubalig.
Kisah hidup seorang dokter yang penuh rintangan bertugas di daerah pedesaan. Hidup jauh di rantau asing dengan istri yang selalu setia menemani, dia ternyata mampu menjalaninya dengan baik bahkan mendapatkan peluang yang akhirnya berujung dengan kesuksesan.
Buku Menuju Negeri Impian (Pengabdian Seorang Dokter) ini diterbitkan oleh Bukunesia.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.
