Promo Mawbook
Halaman sedang dimuat
100% ORIGINAL
Buku Perlawanan Rakyat Sunggal Terhadap Belanda Di Sumatera Timur Tahun 1872-1895 | Alhidayath Parinduri | Buku Sejarah

Buku Perlawanan Rakyat Sunggal Terhadap Belanda Di Sumatera Timur Tahun 1872-1895 | Alhidayath Parinduri | Buku Sejarah

Rincian Produk
Rp 75.000 Rp 66.500
Penulis: Alhidayath Parinduri
Penerbit: Deepublish
Kategori: Sosial & Humaniora
Sub Kategori: Sejarah
ISBN: 978-623-02-6153-4
Ukuran:  15.5×23 cm
Isi Kertas: BW
Cover: Soft Cover
Halaman: xiv, 72 hlm
Tahun: March 2023
Berat: 350 gram
SKU: DP07523A
Ketersediaan: Ada
Kondisi: Baru
Harga Normal: Rp 75.000
Harga Promo: Rp 66.500

Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

Deskripsi Buku

Buku Perlawanan Rakyat Sunggal Terhadap Belanda di Sumatera Timur Tahun 1872-1895 Memasuki abad ke-15 M, lalu lintas perdagangan internasional mengalami peningkatan yang signifikan. Peningkatan ini terjadi, karena pengaruh aktivitas pelayaran yang telah dimulai oleh Portugis. Pelayaran tersebut menuju ke wilayah timur dengan beberapa tujuan yaitu, mencari pengalaman, mencari rezeki dan menyebarkan agama khususnya agama Kristen. Secara umum, tujuan itu dikenal dengan sebutan 3G (Gold, Glory, Gospel). Pengaruh pelayaran yang dilakukan Portugis juga sampai ke Nusantara sejak 1510 M melalui Alfonso d‟ Albuquerque. Pengaruh tersebut berlangsung hingga awal abad ke-16. Portugis mulai terganggu di Nusantara, sejak kedatangan seorang pedagang asal Belanda bernama Cornelius de Houtman yang berlabuh di Banten tahun 1596. Sejak saat itu, Belanda mulai menancapkan kekuasaan di Nusantara. Demi memperkuat pengaruhnya, kemudian dibentuklah kongsi dagang yang bernama Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) pada tahun 1602. Perlahan VOC berhasil memonopoli perdagangan di Nusantara dan membuat Portugis harus pergi dari Nusantara. Belanda pun berhasil menguasai perdagangan di Nusantara. Walaupun pada tahun 1800 VOC resmi dibubarkan, pengaruh Belanda tetap berlanjut. Penguasaan Belanda terhadap Nusantara semakin meluas hingga ke daerah Sumatera, ketika memasuki abad 17. Pada tahun 1860-an, Sumatera Timur mulai dilirik oleh Belanda untuk dijadikan daerah perkebunan. Hal tersebut tidak terlepas dari suburnya kualitas tanah yang ada di Sumatera Timur. Buku yang berjudul Perlawanan Rakyat Sunggal terhadap Belanda di Sumatera Timur Tahun 1872–1895 ini disusun guna memberikan bahan bacaan atau bahan ajar yang lebih banyak lagi, khususnya kepada para mahasiswa maupun pelajar sejarah. Buku ini merupakan buku yang akan melengkapi pembahasan buku-buku sebelumnya mengenai perlawanan rakyat Sunggal terhadap Belanda di Sumatera Timur. Penulis berharap, buku ini dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kesejarahan maupun ilmu umum. Selamat membaca! Buku ini terdiri dari beberapa pembahasan, diantaranya:
  • Pendahuluan
  • Faktor-Faktor Penyebab Perlawanan Rakyat Sunggal
  • Jalannya Perlawanan Rakyat Sunggal
  • Dampak Sosial dan Ekonomi Akibat Perlawanan Rakyat Sunggal
  • Kesimpulan


Preview Isi Buku & Detail
PlaceholderGambar 1 - Perlawanan Rakyat Sunggal Terhadap Belanda di Sumatera Timur Tahun 1872-1895Gambar 2 - Perlawanan Rakyat Sunggal Terhadap Belanda di Sumatera Timur Tahun 1872-1895Gambar 3 - Perlawanan Rakyat Sunggal Terhadap Belanda di Sumatera Timur Tahun 1872-1895

Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.
Next Post Previous Post