100% ORIGINAL
Buku Pemulihan Ekonomi Jawa Timur Di Era Tatanan Baru | Budi Setiawan | Buku Ekonomi
Rincian Produk
| Penulis | : Budi Setiawan |
| Penerbit | : Deepublish |
| Kategori | : Ekonomi & Bisnis |
| Sub Kategori | : Ekonomi |
| ISBN | : 978-623-02-2368-6 |
| Ukuran | : 17.5×25 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : xii, 133 hlm |
| Tahun | : 2021 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : DP04750B |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 128.000 |
| Harga Promo | : Rp 112.500 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Pemulihan Ekonomi Jawa Timur di Era Tatanan Baru Krisis pandemi covid-19 berdampak signifikan bagi aktivitas perekonomian dunia. Semester pertama 2020, output global turun hingga 10 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara perdagangan dunia turun 15 persen dari tahun sebelumnya karena penurunan jam kerja, hilangnya pekerjaan, hingga penurunan bisnis (OECD, 2020). Tahun 2020 ini, output global diprediksi tumbuh negatif 4,9 persen; sedangkan lalu lintas perdagangan dunia tumbuh negatif -11,9 persen. Baru tahun depan, output dan perdagangan dunia masing[1]masing diprediksi tumbuh positif 5,4 persen dan 8 persen (IMF, 2020). Bahkan, IMF berulang kali mengubah proyeksi pertumbuhan output dan perdagangan dunia, mengingat bahwa pademi covid-19 belum menunjukkan penurunan. OECD (2020) mengkalkulasi dampak covid-19 pada pertumbuhan di negara-negara maju dan berkembang masing[1]masing diprediksikan turun lebih dari 1/5. OECD lewat outlook Juni lalu menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga pada durable goods (misalnya mobil) bisa pulih relatif cepat, namun belanja yang terkait jasa cenderung melemah terutama jasa yang memerlukan pertemuan antara konsumen dan produsen atau jasa perjalanan. OECD juga mencatat bahwa jam kerja turun signifikan tetapi skema-skema dukungan pemerintah sedikit banyak membantu menjaga pendapatan rumah tangga. Investasi korporasi dan perdagangan internasional masih lemah, akan bisa naik jika produksi manufaktur yang berorientasi ekspor meningkat. Melihat berbagai kondisi yang ada, OECD memproyeksi ekonomi global memerlukan pemulihan panjang. Jikapun pada 2021 sudah tumbuh, tetapi level pertumbuhan output global tidak mampu melewati 2019
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.