Promo Mawbook
Halaman sedang dimuat
100% ORIGINAL
Buku Korupsi Apbd: Sebuah Meta Analisis | Wiwiek Prihandini | Buku Ekonomi

Buku Korupsi Apbd: Sebuah Meta Analisis | Wiwiek Prihandini | Buku Ekonomi

Rincian Produk

Rp 75.000 Rp 66.500
Penulis: Wiwiek Prihandini
Penerbit: Deepublish
Kategori: Ekonomi & Bisnis
Sub Kategori: Ekonomi
ISBN: 978-623-02-1424-0
Ukuran:  17.5×25 cm
Isi Kertas: BW
Cover: Soft Cover
Halaman: x, 81 hlm
Tahun: 2020
Berat: 300 gram
SKU: DP04097B
Ketersediaan: Pesan Dahulu
Kondisi: Baru
Harga Normal: Rp 75.000
Harga Promo: Rp 66.500

Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

Deskripsi Buku

ebuah Meta Analisis Pasca reformasi 1998, berbagai produk hukum untuk menangani dan memberantas korupsi telah dilakukan oleh pemerintah. Hasilnya menunjukkan corruption perception index Indonesia nilainya semakin membaik, namun diikuti dengan korupsi yang semakin meningkat dan menyebar ke seluruh daerah. Sedangkan, berdasarkan hasil dari empat penelitian mengenai faktor-faktor yang berpengaruh terhadap korupsi APBD menunjukkan adanya perbedaan. Dua peneliti menyebutkan bahwa perilaku individu, kelembagaan pemerintahan, peraturan perundangan-undangan, dan pengawasan berpengaruh terhadap korupsi APBD, sedangkan satu peneliti lainnya menyatakan bahwa dari keempat variabel tersebut hanya perilaku individu yang tidak berpengaruh terhadap korupsi APBD. Satu peneliti lainnya menunjukkan bahwa kelembagaan dan pengawasan tidak berpengaruh terhadap korupsi APBD. Hasil ini menyebabkan ketidakyakinan apakah faktor-faktor yang diwujudkan dengan perilaku individu, kelembagaan pemerintahan, peraturan perundangan-undangan, dan pengawasan berpengaruh atau tidak berpengaruh terhadap korupsi APBD. Meta analisis digunakan untuk mengatasi hasil penelitian yang berbeda. Meta analisis merupakan penelitian yang menggunakan studi-studi yang telah ada yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif untuk memperoleh kesimpulan yang akurat. Dari empat penelitian, hanya tiga penelitian yang memenuhi persyaratan untuk diolah dengan total data 615 responden. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut berpengaruh terhadap korupsi APBD. Penggantian Undang-Undang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Peraturan Pemerintah tentang Perangkat Daerah telah dilaksanakan dengan tujuan menghindari kebocoran APBD. Dari keempat variabel tersebut perilaku individu kepala daerah masih terabaikan sehingga perlu untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi niat kepala daerah melakukan tindak korupsi. Planned Behavior Theory digunakan untuk menjelaskan faktor niat individu dalam berperilaku. Metode tabulasi frekuensi, cross tabulasi, dan pengujian chi square digunakan untuk memproses data. Sumber data berasal dari profil kepala daerah yang terpilih pada pemilihan kepala daerah tahun 2015 yang berjumlah 1.051 orang. Hasil penelitian menunjukkan jabatan, gender, dan umur merupakan faktor yang mempengaruhi kepala daerah untuk melakukan tindakan korupsi APBD. Hasil penelitian ini merekomendasikan penyelenggara pemilihan umum kepala daerah untuk mengevaluasi persyaratan calon kepala daerah yang akan mengikuti kontestasi pilkada dan partai pengusung calon kepala daerah memberi kesempatan yang lebih besar kepada kelompok perempuan dan generasi milenial, mengingat dua kelompok ini cenderung untuk tidak berperilaku korupsi.


Preview Isi Buku & Detail
PlaceholderGambar 1 - Korupsi APBD: Sebuah Meta Analisis

Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.
Next Post Previous Post