100% ORIGINAL
Buku Komunikasi Kelembagaan Dalam Pembangunan Masyarakat | Wichitra Yasya | Buku Komunikasi
Rincian Produk
| Penulis | : Wichitra Yasya |
| Penerbit | : Deepublish |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Komunikasi |
| ISBN | : 978-602-401-245-8 |
| Ukuran | : 17.5×25 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : viii, 122 hlm |
| Tahun | : 2016 |
| Berat | : 200 gram |
| SKU | : DP01012A |
| Ketersediaan | : Ada |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 90.000 |
| Harga Promo | : Rp 79.500 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Dalam Buku Komunikasi Kelembagaan ini akan dikupas mengenai pendekatan pembangunan masyarakat: sejarah dan perkembangan teori pembangunan, peran komunikasi dalam pembangunan masyarakat, pengembangan sistem sosial dan dinamika sosial serta kearifan lokal sebagai modal sosial dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pembangunan masyarakat merupakan suatu konsep yang populer dan signifikan di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia. Pendekatan-pendekatan dalam pembangunan masyarakat mengalami beberapa perubahan dan pergeseran paradigma dari masa ke masa sejak awal konsep pembangunan untuk negara berkembang atau Dunia Ketiga diperkenalkan pasca Perang Dunia Kedua. Tulisan ini merupakan telaah terhadap konsep pembangunan dan perkembangannya dengan mengkaji sejarah dan teori pembangunan. Pembahasan berfokus kepada makna pembangunan yang berubah seiring perkembangan zaman serta perkembangan teori yang muncul dari mulai teori klasik dan modernisasi yang menjadi paradigma dominan, ketergantungan dan sistem dunia yang menjadi antitesis paradigma dominan tersebut, sampai pada teori pembangunan yang tepat. Untuk mendukung argumen tulisan, dikedepankan studi kasus yang menggambarkan penerapan pendekatan pembangunan di Indonesia. Tinjauan terhadap konsep-konsep teoritik komunikasi pembangunan dan praktiknya di Indonesia, untuk menganalisis bagaimana kecenderungan model pembangunan yang digunakan dan model sebaiknya. Model linier melalui diseminasi informasi dan difusi inovasi masih menjadi paradigma dominan. Penggunaan TIK untuk pembangunan lebih fokus pada penyediaan infrastruktur belum diikuti dengan pemberdayaan dengan model partisipatif dan berkesimambungan. Teknologi komunikasi dan informasi sudah merupakan paradigma transformasi sosial yang menyediakan peluang peningkatan kapasitas pembangunan yang lebih cepat dan berkualitas. Berbasis paradigma tersebut kajian ini menawarkan model komunikasi pembangunan konvergensi yang diharapkan bisa menggerakkan semua sumber daya secara kolaboratif dan optimal. Sehingga dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Topik lain yang diangkat dalam buku ini adalah keberadaan sasi sebagai kearifan lokal masyarakat Maluku merupakan modal sosial yang harus terus dijaga eksistensinya dalam pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.