100% ORIGINAL
Buku Kekerasan Terhadap Perempuan (Ktp) Dan Kekerasan Terhadap Anak (Kta) Di Kota Medan | Hairani Siregar dkk | Buku Sosial
Rincian Produk
| Penulis | : Hairani Siregar … [et al.] |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : - |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Sosial |
| ISBN | : 978-623-02-4712-5 |
| Ukuran | : 17.5×25 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : xxii, 110 hlm |
| Tahun | : 2022 |
| Berat | : 350 gram |
| SKU | : DP06302B |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 106.000 |
| Harga Promo | : Rp 93.400 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) dan Kekerasan terhadap Anak (KtA) di Kota Medan Buku ini memuat gambaran upaya pemerintah Kota Medan dalam pencegahan dan penanganan Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) dan Kekerasan terhadap Anak (KtA) di Kota Medan. Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) dan Kekerasan terhadap Anak (KtA) di Kota Medan lebih banyak yang tidak dilaporkan daripada yang terlapor. Fakta dan data di Kota Medan seperti halnya jumlah KtP dan KtA mengalami penurunan setiap tahunnya terhitung dari tahun 2017-2021, tempat terjadinya KtP dan KtA paling banyak terjadi di rumah tangga, bentuk kekerasan yang dialami KtP dan KtA berupa kekerasan fisik, korban kekerasan yang paling banyak yaitu istri, usia pelaku KtP dan KtA yang paling banyak berusia rentang 25-59 tahun, korban yang paling banyak mendapatkan KtP dan KtA berusia anak di bawah 18 tahun, pelaku Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) mayoritas adalah suami, dan pelaku Kekerasan terhadap Anak (KtA) adalah orang tua. Dilansir dari catatan tahunan 2020 Komnas Perempuan bahwa jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak setiap tahunnya bergerak fluktuatif dengan kecenderungan meningkat. Jenis kekerasan terhadap perempuan yang paling menonjol pada ranah personal adalah KDRT, kekerasan seksual, psikis, dan ekonomi. Pada ranah publik dan komunitas kekerasan seperti kasus pencabulan, perkosaan, dan pelecehan seksual. Selain itu, berdasarkan data Komnas Perlindungan Anak, pada tahun 2017 terdapat 2.737 aduan kasus kekerasan terhadap anak-anak, yaitu kejahatan seksual pada anak-anak, sodomi, pencabulan, pemerkosaan, dan incest. Di Kota Medan, menurut data hingga Oktober 2020 tercatat 58 kasus yang didampingi terkait kekerasan pada anak yang melapor ke DP3APM. Adapun dalam 58 kasus ini, masih didominasi oleh pihak perempuan dengan pembagian 19 korban laki-laki dan 39 korban perempuan. Selain itu, untuk wilayah kekerasan masih didominasi dalam lingkup rumah tangga.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.



