100% ORIGINAL
Buku Relasi perempuan dengan hutan mangrove Prof. Dr. Vince Tebay, S.Sos., M.Si., Prof. Dr. Dra Yoshepina Ohoiwutun, M.Si., Prof. Dr. Westim Ratang, S.E., M.Si., Prof. Dr. Elsyan R. Marlissa, S.E., M.Si., Dr. Dra. Ivonne Agustina Poli, M.Si. - Buku Sosiologi
Rincian Produk
| Penulis | : Prof. Dr. Vince Tebay, S.Sos., M.Si., Prof. Dr. Dra Yoshepina Ohoiwutun, M.Si., Prof. Dr. Westim Ratang, S.E., M.Si., Prof. Dr. Elsyan R. Marlissa, S.E., M.Si., Dr. Dra. Ivonne Agustina Poli, M.Si. |
| Penerbit | : Deepublish |
| Kategori | : Sosial & Humaniora |
| Sub Kategori | : Sosiologi |
| ISBN | : 978-634-01-1539-0 |
| Ukuran | : 15.5×23 cm |
| Isi Kertas | : Black White |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : viii, 86 hlm |
| Tahun | : 2025 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : DP13026A |
| Ketersediaan | : Ada |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 87.000 |
| Harga Promo | : Rp 82.000 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Sosiologi yang berjudul Buku Relasi Perempuan Dengan Hutan Mangrove merupakan karya Vince Tebay, dkk.
Hutan mangrove menjadi salah satu ekosistem yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan perempuan, khususnya dalam konteks mata pencaharian dan ketahanan pangan keluarga. Buku ini menyajikan uraian tentang relasi antara perempuan dan hutan mangrove dalam kehidupan sehari-hari. Perempuan pesisir seringkali berperan sebagai pengumpul hasil laut dan pengolah produk perikanan yang bersumber dari ekosistem mangrove. Aktivitas seperti mencari kerang, kepiting, udang, dan ikan kecil di kawasan mangrove menjadi bagian integral dari strategi ekonomi rumah tangga yang dijalankan perempuan. Selain itu, perempuan juga memanfaatkan berbagai tumbuhan mangrove untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pangan, obat-obatan tradisional, hingga bahan kerajinan tangan yang dapat menjadi sumber pendapatan alternatif.
Relasi perempuan dengan hutan mangrove juga tercermin dalam peran mereka sebagai penjaga pengetahuan lokal dan praktik konservasi lingkungan. Perempuan pesisir umumnya memiliki pemahaman mendalam tentang siklus alam, musim panen, dan cara-cara sustainable dalam memanfaatkan sumber daya mangrove tanpa merusak ekosistem. Pengetahuan turun-temurun ini mencakup teknik pengolahan hasil mangrove, identifikasi spesies yang dapat dimanfaatkan, serta praktik-praktik tradisional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Namun, degradasi hutan mangrove akibat pembangunan pesisir, polusi, dan perubahan iklim semakin mengancam ketergantungan ekonomi dan budaya perempuan terhadap ekosistem ini, sehingga membutuhkan upaya konservasi yang melibatkan partisipasi aktif perempuan sebagai stakeholder utama.
Buku Relasi Perempuan Dengan Hutan Mangrove sangat cocok bagi para peneliti, mahasiswa, dan praktisi di bidang sosiologi yang ingin mendalami pemahaman perempuan pesisir mendalam tentang siklus alam, musim panen, dan cara-cara sustainable dalam memanfaatkan sumber daya mangrove tanpa merusak ekosistem.
Berikut Daftar Isi Buku Sosiologi yang berjudul Buku Relasi Perempuan Dengan Hutan Mangrove, diantaranya:
- Pengantar: Perempuan dan Sumber Daya Alam
- Peran Perempuan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
- Tantangan dan Peluang Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi
- Strategi Pemberdayaan Perempuan
- Kisah Perempuan Inspiratif Pelestari Hutan Mangrove
Hutan mangrove menjadi salah satu ekosistem yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan perempuan, khususnya dalam konteks mata pencaharian dan ketahanan pangan keluarga. Buku ini menyajikan uraian tentang relasi antara perempuan dan hutan mangrove dalam kehidupan sehari-hari. Perempuan pesisir seringkali berperan sebagai pengumpul hasil laut dan pengolah produk perikanan yang bersumber dari ekosistem mangrove. Aktivitas seperti mencari kerang, kepiting, udang, dan ikan kecil di kawasan mangrove menjadi bagian integral dari strategi ekonomi rumah tangga yang dijalankan perempuan. Selain itu, perempuan juga memanfaatkan berbagai tumbuhan mangrove untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pangan, obat-obatan tradisional, hingga bahan kerajinan tangan yang dapat menjadi sumber pendapatan alternatif.
Relasi perempuan dengan hutan mangrove juga tercermin dalam peran mereka sebagai penjaga pengetahuan lokal dan praktik konservasi lingkungan. Perempuan pesisir umumnya memiliki pemahaman mendalam tentang siklus alam, musim panen, dan cara-cara sustainable dalam memanfaatkan sumber daya mangrove tanpa merusak ekosistem. Pengetahuan turun-temurun ini mencakup teknik pengolahan hasil mangrove, identifikasi spesies yang dapat dimanfaatkan, serta praktik-praktik tradisional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Namun, degradasi hutan mangrove akibat pembangunan pesisir, polusi, dan perubahan iklim semakin mengancam ketergantungan ekonomi dan budaya perempuan terhadap ekosistem ini, sehingga membutuhkan upaya konservasi yang melibatkan partisipasi aktif perempuan sebagai stakeholder utama.
Buku Relasi Perempuan Dengan Hutan Mangrove sangat cocok bagi para peneliti, mahasiswa, dan praktisi di bidang sosiologi yang ingin mendalami pemahaman perempuan pesisir mendalam tentang siklus alam, musim panen, dan cara-cara sustainable dalam memanfaatkan sumber daya mangrove tanpa merusak ekosistem.
Berikut Daftar Isi Buku Sosiologi yang berjudul Buku Relasi Perempuan Dengan Hutan Mangrove, diantaranya:
- Pengantar: Perempuan dan Sumber Daya Alam
- Peran Perempuan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
- Tantangan dan Peluang Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi
- Strategi Pemberdayaan Perempuan
- Kisah Perempuan Inspiratif Pelestari Hutan Mangrove
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.