100% ORIGINAL
Buku Problematika Pembangunan Daerah | Agus Anjar | Buku Ekonomi Pembangunan
Rincian Produk
| Penulis | : Agus Anjar |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : - |
| Kategori | : Ekonomi & Bisnis |
| Sub Kategori | : Ekonomi Pembangunan |
| ISBN | : 978-602-475-104-3 |
| Ukuran | : 14×20 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : xvi, 152 hlm |
| Tahun | : 2018 |
| Berat | : 200 gram |
| SKU | : DP02218B |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 64.000 |
| Harga Promo | : Rp 57.000 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama berisi pendahuluan, bab dua membahas tentang pengertian-pengertian dasar, bab tiga tentang pemerintah yang bertanggung jawab, bab empat tentang hubungan pusat dan daerah, serta bab lima tentang pemerintahan, pendidikan dan agama. Negara merupakan suatu yang abstrak tidak dapat dilihat, dirasa, diraba, dicium dan didengar. Keberadaan Negara yang abstrak tersebut, perlu pengelolaan dan perhatian yang serius. Maka dalam hal ini Negara kita gambarkan sebuah bus didalamnya berisi penumpang. Jika bus tersebut menabarak sebuah lubang dijalan, maka penumpang juga akan merasakan. Jika pengemudi bus membawa dengan ugal-ugalan maka sifat alaminya akan memperingatkan sisupir „hati-hati pak supir‟. Pandangan ilmu pemerintahan menurut Taliziduhu Ndraha melambangkan dengan gambar kemudi kapal yang dalam perjalannannya membawa penumpang yang disetir oleh nahkoda kapal. Pemerintah dan rakyat juga sulit tercapai pada suatu tujuan jika tidak ada keselarasan dalam menjalankan roda kenegaraan diibaratkan dua kata yang tidak dapat dipisahkan, seperti halnya: ada kaya maka ada yang misikin, ada hak maka ada kewajiban, ada tinggi maka ada juga yang rendah, begitu juga ada pemerintah ada rakyat, dan pasti ada yang memerintah ada juga yang diperintah. Pembangunan merupakan permasalahan yang sangat rumit dikarenakan melibat banyak orang. Untuk menyatukan visi misi suatu masyarakat tentunya membutuhkan konsentrasi yang tinggi, agar apa yang telah direncanakan dalam pembangunan suatu daerah bisa terwujud. Pembangunan jika kita merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia bermakna cara ataupun proses. Maka apa yang telah direncanakan guna mewujudkan sesuatu yang belum ada, atau sudah ada dan ingin dilakukan perubahan maka dalam pelaksanaanya dibutuhkan proses atau cara. Dalam hal ini waktu begitu berharga, sebagaimana pepatah arab “waktu al kassyoib” waktu itu seperti pedang maka dalam hal ini cepat tepat dan akurat itu yang diharapkan. Proses dalam kebiasaan masyarakat adalah sesuatu yang dituju dengan harapan dari yang tidak baik menjadi baik, dari yang kurang maju menjadi maju.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.