100% ORIGINAL
Buku Pengembangan Kawasan Penyangga Eksploitasi Blok Masela Di Kabupaten Maluku Barat Daya Edisi Revisi | Steven Siaila, dkk | Buku Ekonomi Pembangunan
Rincian Produk
| Penulis | : Steven Siaila, dkk |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : Universitas Pattimura |
| Kategori | : Ekonomi & Bisnis |
| Sub Kategori | : Ekonomi Pembangunan |
| ISBN | : 978-623-02-1774-6 |
| Ukuran | : 17.5×25 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : xii, 122 hlm |
| Tahun | : 2020 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : DP04315A |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 102.000 |
| Harga Promo | : Rp 89.900 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Pengembangan Kawasan Penyangga Eksploitasi Blok Masela di Kabupaten Maluku Barat Daya Kebijakan eksplorasi dan eksploitasi Eksploitasi Blok Masela merupakan suatu kebijakan investasi yang sarat dengan teknologi tinggi ini dapat menciptakan perubahan sosial ekonomi dan sosial budaya secara radikal di wilayah Maluku dan khususnya di wilayah terpencil di MTB (Maluku Tenggara Barat) dan Kabupaten MBD (Maluku Barat Daya). Pengembangan Eksploitasi Blok Masela memerlukan pembangunan infrastruktur yang mampu membuka wilayah MTB dan MBD dari isolasi geografis sehingga berpotensi besar untuk menciptakan kemanfaatan bagi masyarakat, terutama yang berada di daerah di mana investasi dilaksanakan. Buku ini memberikan gambaran yang jelas tentang potensi kawasan dan potensi produk unggulan kabupaten agar dapat dikembangkan. Salah satu produk unggulan Kabupaten Maluku Barat Daya adalah komoditi di sektor pertanian. Bahasan yang disajikan diharapkan mampu menjadi referensi dan bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan pengembangan ekonomi dalam mendukung pengembangan produk unggulan kabupaten dan juga sebagai bahan pertimbangan pengembangan program daerah penyangga beroperasinya Blok Masela.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.