100% ORIGINAL
Buku Nalar Tasawuf Sebagai Revolusi Pendidikan Islam | Istania Widayati Hidayati | Buku Filsafat
Rincian Produk
| Penulis | : Istania Widayati Hidayati |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : - |
| Kategori | : Agama & Filsafat |
| Sub Kategori | : Filsafat |
| ISBN | : 978-623-209-842-8 |
| Ukuran | : 17.5×25 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : viii, 85 hlm |
| Tahun | : 2019 |
| Berat | : 300 gram |
| SKU | : DP03089A |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 81.000 |
| Harga Promo | : Rp 71.700 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku ini terdiri dari beberapa bab, bab pertama Pengantar Tasawuf Pendidikan, bab kedua Perjalanan Tasawuf Klasik Menuju Tasawuf Revolusioner, bab ketiga Filosofi Rukun Iman Tasawuf Revolusioner, bab keempat Filosofi Rukun Islam Tasawuf Revolusioner, bab kelima Manusia Dalam Tasawuf Revolusioner, bab keenam Mengenal Diri Untuk Mengenal Allah, bab ketujuh Meretas Jalan Kebenaran Melalui Amal Sholih, bab kedelapan Konsep Pendidikan Islam Antara Idealitas Dan Realitas, bab kesembilan Tasawuf Revolusioner Sebagai Praksis Pembebasan, bab kesepuluh Kontribusi Pemikiran Tasawuf Revolusioner Muhammad Zuhri dan bab terakhir Implementasi Konsep Tasawuf Revolusioner Dalam Pendidikan. Tasawuf merupakan salah satu bidang ilmu yang eksistensinya tidak pernah pudar. Tasawuf berfungsi sebagai pengendali ruh manusia agar tidak ternodai oleh modernisasi dan pengaruh buruk duniawi. Praktik tasawuf terjadi di berbagai aliran, Nahdatul Ulama dikenal akan kyai-kyainya yang aktif bertasawuf, bahkan Muhammadiyah memiliki karya tasawuf yang ditulis oleh Hamka, dan ternyata sebuah aliran tasawuf revolusioner lahir juga dari seorang sufi berlatar belakang Muhammadiyah. Namanya Muhammad Zuhri, namanya masih asing namun sebagian pegiat tasawuf mengenal tokoh ini. Lahir di Kudus tahun 1939 dan wafat tahun 2011 dimakamkan di Pati. Dalam hidupnya ia mengembara, menjadi seniman dan juga menjadi seorang sufi healing. Gelar sufi yang melekat pada dirinya, pertama kali di berikan oleh Armahedi Mahzar, seorang pakar Fisika ITB yang concern dalam kajian-kajian berbau filsafat sekaligus tasawuf. Selain itu, Dr. Peter Riddle, seorang dosen senior Islamic Studies di Brunel University dan doktor Studi Islam dari Australian National University, menyebut Muhammad Zuhri sebagai pembaharu pemikiran sufistik Islam di zaman postmodern yang langka. Buku Nalar Tasawuf sebagai Revolusi Pendidikan Islam ini disusun dengan maksud menambah referensi bagi mahasiswa tentang kekayaan dunia tasawuf yang tidak boleh ditinggalkan. Dunia pendidikan sejatinya adalah menggarap ruh manusia, maka pembahasan tentang dunia tasawuf layak diangkat sebagai bagian kajian ilmiah yang akan memberikan perspektif lebih mendalam tentang manusia sebagai makhluk pembelajar.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.