100% ORIGINAL
Buku Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Kontekstual | Mukhtar Sarman | Buku Filsafat
Rincian Produk
| Penulis | : Mukhtar Sarman |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : Universitas Lambung Mangkurat |
| Kategori | : Agama & Filsafat |
| Sub Kategori | : Filsafat |
| ISBN | : 978-602-453-230-7 |
| Ukuran | : 17.5×25 cm |
| Isi Kertas | : BW |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : x, 144 hlm |
| Tahun | : 2017 |
| Berat | : 350 gram |
| SKU | : DP01686B |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 96.000 |
| Harga Promo | : Rp 84.700 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Kontekstual| Mempelajari filsafat secara serius nampaknya bukanlah pekerjaan kalangan awam. Untuk memahami filsafat sebagai “ilmu” sedikit banyak harus mengenali buah pikir para filosof, dan tentu saja pekerjaan tersebut sangat tidak mudah, antara lain karena saking banyaknya aliran filsafat yang telah berkembang hingga masa kini. Paling tidak kita harus mengenal terlebih dahulu pemikiran filosof zaman Yunani antik seperti Aristoteles, yang diketahui banyak mempengaruhi pemikiran para filosof masa kini. Buku ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang masih awam dalam urusan memahami filsafat dan mengapa filsafat itu dianggap sebagai ibu dari segala ilmu. Buku ini adalah sebuah pengantar ringkas dari salah satu cabang filsafat, yakni Filsafat Ilmu, dalam konteks politik dan pembangunan. Kontekstualisasi itu penting karena kita perlu membatasi isu filsafat yang relevan agar tidak tersesat dalam belantara filsafat tidak terkira luasnya.Kalau kita perhatikan “sejarah” terciptanya alam semesta, sebuah teori menjelaskan bahwa pada awal mula alam semesta ini hanya berupa nebula yakni debu, gas dan plasma yang kemudian menjadi padat, dan sangat panas, lalu meledak menjadi “serpihan” bintang-bintang.1 Semua tahapan peristiwa “pembentukan alam semesta” itu tidak diketahui kapan mulainya, tetapi diduga bermilyar tahun yang lalu. Bintang-bintang yang terpental karena ‘ledakan dahsyat’ itu kemudian membentuk kelompok-kelompok. Kelompok bintang-bintang itu disebut galaksi, yakni sebuah sistem masif yang terikat gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu medium antarbintang, dan materi gelap–komponen yang penting namun belum begitu dimengerti. Tiap galaksi memiliki jumlah sistem bintang dan gugus bintang yang beragam, demikian juga jenis awan antar-bintangnya. Di antara galaksi-galaksi ini tersebar medium antarbintang berupa gas, debu, dan sinar kosmis. Lubang hitam supermasif terdapat di pusat sebagian besar galaksi. Diperkirakan lubang hitam supermasif inilah penyebab utama inti galaksi aktif yang ditemukan pada sebagian galaksi.
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.