100% ORIGINAL
Buku Pembangunan Inklusif : Konsep, Kebijakan & Keberlanjutanl | Auradian Marta dkk | Buku Ekonomi Pembangunan
Rincian Produk
| Penulis | : Auradian Marta, Raja Muhammad Amin, Rury Febrina, Sofyan Hadi, Margina Ferlan [dan 1 lainnya] |
| Penerbit | : Deepublish |
| Institusi | : Universitas Riau |
| Kategori | : Ekonomi & Bisnis |
| Sub Kategori | : Ekonomi Pembangunan |
| ISBN | : 978-634-01-1940-4 |
| Ukuran | : 15.5×23 cm |
| Isi Kertas | : FC |
| Cover | : Soft Cover |
| Halaman | : viii, 93 hlm |
| Tahun | : 2025 |
| Berat | : 200 gram |
| SKU | : DP13427A |
| Ketersediaan | : Pesan Dahulu |
| Kondisi | : Baru |
| Harga Normal | : Rp 89.000 |
| Harga Promo | : Rp 78.700 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Deskripsi Buku
Buku Ekonomi yang berjudul Buku Pembangunan Inklusif Konsep, Kebijakan & Keberlanjutan merupakan Auradian Marta, dkk. Gagasan pembangunan inklusif menjadi ruang penting dalam wacana pembangunan global. Selama bertahun-tahun, pembangunan sering dipahami terutama sebagai pertumbuhan ekonomi, bahwa seolah-olah peningkatan produk domestik bruto (PDB) akan otomatis menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Namun, pertumbuhan ekonomi tidak selalu sejalan dengan pemerataan, baik dalam pembangunan maupun keterlibatan. Sebagian kelompok masyarakat terkadang tetap tertinggal, baik karena faktor struktural, geografis, maupun keterbatasan akses pada sumber daya dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan layanan ekonomi. Melihat kondisi Indonesia sendiri, sebenarnya tantangan juga sama, bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi relatif stabil, namun masih terdapat ketimpangan antarwilayah, antardesa dan kota, serta timpangnya pendapatan yang menjadi isu strategis. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa indeks ketimpangan beberapa tahun terakhir dihadapkan pada kondisi stagnan dan cenderung meningkat pada masa pascapandemi.
Salah satu permasalahan kesenjangan yang sering terlewatkan dari perhatian publik adalah lemahnya kelembagaan ekonomi di tingkat lokal. Ketika pasar semakin terbuka dan persaingan makin kompetitif, masyarakat desa justru sering berada pada posisi yang kurang menguntungkan. Hal ini bukan diakibatkan karena mereka tidak memiliki potensi atau kemampuan, tetapi karena mereka tidak memiliki institusi ekonomi yang mampu menghubungkan potensi tersebut dengan pasar secara efisien. Banyak produk pangan desa masih dijual dalam bentuk mentah, tanpa nilai tambah, sementara rantai pasok dikuasai oleh perantara yang memiliki modal lebih besar. Hasilnya, petani dan pelaku usaha kecil merasakan manfaat paling sedikit dari aktivitas ekonomi yang mereka lakukan.
Buku ini secara tajam membongkar mitos bahwa kenaikan PDB otomatis menghapus ketimpangan, sekaligus mengajak pembaca melihat pembangunan inklusif sebagai agenda kebijakan publik yang terarah dan berkeadilan. Di dalamnya dibahas berbagai tantangan struktural yang masih dihadapi Indonesia, mulai dari kesenjangan antarwilayah hingga lemahnya kapasitas kelembagaan ekonomi lokal. Buku Pembangunan Inklusif Konsep, Kebijakan & Keberlanjutan sangat cocok bagi para akademisi, perencanaan kebijakan, dan pegiat pembangunan dari mengejar pertumbuhan semata menuju pemerataan dan kemandirian ekonomi lokal yang berkelanjutan. Berikut Daftar Isi Buku Ekonomi yang berjudul Buku Pembangunan Inklusif Konsep, Kebijakan & Keberlanjutan, diantaranya:
Salah satu permasalahan kesenjangan yang sering terlewatkan dari perhatian publik adalah lemahnya kelembagaan ekonomi di tingkat lokal. Ketika pasar semakin terbuka dan persaingan makin kompetitif, masyarakat desa justru sering berada pada posisi yang kurang menguntungkan. Hal ini bukan diakibatkan karena mereka tidak memiliki potensi atau kemampuan, tetapi karena mereka tidak memiliki institusi ekonomi yang mampu menghubungkan potensi tersebut dengan pasar secara efisien. Banyak produk pangan desa masih dijual dalam bentuk mentah, tanpa nilai tambah, sementara rantai pasok dikuasai oleh perantara yang memiliki modal lebih besar. Hasilnya, petani dan pelaku usaha kecil merasakan manfaat paling sedikit dari aktivitas ekonomi yang mereka lakukan.
Buku ini secara tajam membongkar mitos bahwa kenaikan PDB otomatis menghapus ketimpangan, sekaligus mengajak pembaca melihat pembangunan inklusif sebagai agenda kebijakan publik yang terarah dan berkeadilan. Di dalamnya dibahas berbagai tantangan struktural yang masih dihadapi Indonesia, mulai dari kesenjangan antarwilayah hingga lemahnya kapasitas kelembagaan ekonomi lokal. Buku Pembangunan Inklusif Konsep, Kebijakan & Keberlanjutan sangat cocok bagi para akademisi, perencanaan kebijakan, dan pegiat pembangunan dari mengejar pertumbuhan semata menuju pemerataan dan kemandirian ekonomi lokal yang berkelanjutan. Berikut Daftar Isi Buku Ekonomi yang berjudul Buku Pembangunan Inklusif Konsep, Kebijakan & Keberlanjutan, diantaranya:
- Pendahuluan
- Konsep Kebijakan
- Model Kebijakan
- Pembangunan Inklusif dan Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan
- Koperasi Merah Putih
- Arah Masa Depan Kebijakan Koperasi Merah Putih
Info Hemat: Pembelian secara langsung/offline melalui WhatsApp akan lebih murah karena tidak ada biaya admin platform.

